Langsung ke konten utama

Mulai April Byte akan Bayar Pembuat Konten Video Menarik

Image
Byte | TechCrunch

 Salah satu platform berbagi Video pendek, Byte, berencana untuk memberikan apresiasi kepada pembuat Konten menarik dengan mulai membayar mereka. Total nominalnya sekitar 250.000 dolar AS pada April tahun ini. 

Melansir The Verge, Senin (2/3/2020), sebagai permulaan program ini akan terbatas hanya untuk 100 pembuat Konten terdaftar yang nantinya akan dipilih langsung oleh Byte.

Nantinya yang masuk dalam kualifikasi Byte merupakan pengguna yang secara teratur mem-posting, membuat Video potret layar penuh, dan merupakan anggota dari komunitas Byte.

"Rencana jangka panjang kami adalah memiliki sebagian besar pendapatan untuk pencipta, dengan minoritas akan kami bantu untuk operasi dan bisnis kami," tulis Byte.

Byte akan membayar para pembuat Konten setiap 30 hari berdasarkan jumlah penonton mereka, dan meraka akan terdaftar ke dalam 'Viewership Brackets'.

Didalam brackets tersebut, seluruh pembuat Konten yang sudah dipilih oleh Byte nantinya akan mendapatkan jumlah nominal yang sama setiap bulannya. 

Kendati demikian, perusahaan tidak memberikan angka secara spesifik mengenai berapa banyak Video atau karya yang harus dibuat oleh pembuat Konten. Pihaknya hanya menyebut 'secara teratur'. 

Aplikasi Byte sendiri sudah hadir sejak 20 Januari 2020 lalu di Google Play Store untuk pengguna Android dan di App Store untuk pengguna iOS.

Sumber: Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bamsoet mendesak kpk Soal Century

Ketua DPR Bambang Soesatyo ( Bamsoet ) menanggapi polemik artikel media asing Asia Sentinel soal skandal Bank Century yang menyeret Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas kasus pencucian uang. Bamsoet  meminta KPK untuk segera menuntaskan skandal  Bank Century . S ebagai inisiator Hak Angket  Century  saat itu, Bamseot telah telah merekomendasikan dugaan perbuatan melanggar hukum.  Maka dari itu yang bisa dilakukan ialah mendesak KPK untuk segera menuntaskan kasus tersebut. Politisi Golkar ini juga meminta agar kasus ini tidak dibiarkan menggantung. "Jangan sampai ini (kasus  Bank Century ) terus menggantung dan merugikan SBY itu sendiri," tutupnya.[] Karenanya,  Bamsoet  juga mendukung niatan SBY menggugat Asia Sentinel ke ranah hukum.  Belakangan, KPK menegaskan bahwa belum ada ekspose tentang status Boediono. Kelanjutan penyidikan kasus ini harus menunggu keputusan tetap (inkracht) dari banding yang diajukan te...

Pengalaman Misbakhun Atas Tuduhan Korupsi

Mukhamad Misbakhun telah ceritakan pengalamannya saai dirinya dituduh palsukan dokumen surat kredit yang membuatnya dianggap Misbakhun Korupsi . "Dulu waktu kita memulai hak angket ini dan ada dalam tim Pansus Century ini saya ini jadi korban untuk tidak jadi anggota DPR lagi. Ada operasinya itu. Saya saja pindah partai biar enggak ditenggelamkan," ujar Misbhakun. Meski begitu, kasus Misbakhun ini tidak lantas membuatnya menyesali kejadian itu. Dia bahkan merasa beruntung karena berkat kasus itu banyak orang yang mengenalnya dan itu sangat baik untuk karier politiknya. "Saya bukan korban Century, saya dibesarkan Century dan saya di penjara. Bapak-bapak enggak akan tahu siapa Misbakhun kalau enggak masuk penjara 2 tahun. Dan saya hadir di sini dalam rangka apa kita mau disuruh lupa, kita harus melawan lupa ini," ujar Misbhakun. Terkait kelanjutan kasus Misbakhun yakin KPK punya cara dan strategi untuk mengungkap kasus ini secara tuntas. KPK ju...

Pasar Tanah Abang Bak 'Kota Mati' Karena Demo Rusuh

Pasukan brimob bentrok dengan massa yang menutup jalan di Kawasan Slipi, Jakarta Barat, Rabu (22/5/2019). Dalam bentrok ini gas air mata serta water canon ditembakan untuk membubarkan massa yang menyerang petugas dengan lemparan batu serta menutup jalan.  | AKURAT.CO/Sopian  Pertokoan di Pasar Tanah Abang memilih tutup pada Rabu (22/5/2019) menyusul bentrokan antara massa dengan personel Brimob sejak dini hari. Toko-toko yang biasanya menjual oleh-oleh haji di Jalan Mas Mansyur terlihat tutup, bak kota mati. Begitu pula dengan pertokoan Blok A, Blok B, Blok F dan Blok G. Beberapa pedagang kaki lima terlihat masih tetap berjualan. Sementara itu, situasi jalanan sekitar Pasar Tanah Abang terlihat lengang. Hanya di Jalan Jatibaru sekitar jalan layang Tanah Abang masih berkumpul massa yang ingin menyerbu ke Polsek Metro Gambir di Jalan Cideng Barat Dalam. Di beberapa titik sepanjang Jalan Mas Mansyur terlihat bekas-bekas ban dan sampah yang dibakar. Sampah juga t...