Langsung ke konten utama

Penemu Konsep Copy-Paste, Larry Paster Meninggal Dunia

Image
Ilmuwan komputer penemu konsep atau fitur cut, copy dan paste, Larry Tesler meninggal dunia. | ISTIMEWA

  Ilmuwan Komputer Larry Tesler meninggal dunia, Kamis (20/2/2020), di umur 74 Tahun. Tesler merupakan sosok di balik terciptanya format cut, Copy, dan Paste di perangkat teknologi, khususnya desktop.

Tidak dijelaskan apa penyebab meninggalnya Ilmuwan kelahiran New York, Amerika Serikat pada 24 April 1945 itu. Diketahui, Tesler merupakan lulusan ilmu matematika Universitas Stanford pada 1961.

Di dunia teknologi, sosok Tesler memang kurang terkenal dibandingkan nama-nama seperti Steve Jobs atau Bill Gates yang memiliki perusahaan teknologi global Apple dan Microsoft

Namun, Tesler memiliki peran penting dalam menciptakan interaksi pengguna dengan perangkat teknologi. Dia mewariskan format cut, Copy, dan Paste yang kini banyak diadopsi untuk berbagai macam perangkat.

Ilmuwan itu menemukan konsep cut, Copy, dan Paste pada 1973 ketika dirinya bergabung dengan pusat Penelitian Alto Xerox (PARC). Di mana, temuan tersebut dipakai untuk mengedit teks pada sistem operasi Komputer dengan menekan klik kanan.

Setelah 17 tahun bekerja, Tesler pun meninggalkan Xerox PARC dan bergabung dengan perusahaan Apple hingga 1997. Sepanjang karirnya, dia sempat menduduki posisi Manager, Vice President hingga Chief Scientist. 

Ilmuwan Komputer ini juga banyak berkontribusi dalam pengembangan produk Apple, seperti Macintosh, QuickTime, Lisa, dan tablet Newton, dilansir dari The Verge, Kamis (20/2/2020).

Selain bekerja di Apple, Tesler juga sempat bekerja di Amazon dan Yahoo. Dia pun menikmati masa pensiunnya dengan menjadi seorang konsultan, sebelum akhirnya tutup usia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bamsoet mendesak kpk Soal Century

Ketua DPR Bambang Soesatyo ( Bamsoet ) menanggapi polemik artikel media asing Asia Sentinel soal skandal Bank Century yang menyeret Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas kasus pencucian uang. Bamsoet  meminta KPK untuk segera menuntaskan skandal  Bank Century . S ebagai inisiator Hak Angket  Century  saat itu, Bamseot telah telah merekomendasikan dugaan perbuatan melanggar hukum.  Maka dari itu yang bisa dilakukan ialah mendesak KPK untuk segera menuntaskan kasus tersebut. Politisi Golkar ini juga meminta agar kasus ini tidak dibiarkan menggantung. "Jangan sampai ini (kasus  Bank Century ) terus menggantung dan merugikan SBY itu sendiri," tutupnya.[] Karenanya,  Bamsoet  juga mendukung niatan SBY menggugat Asia Sentinel ke ranah hukum.  Belakangan, KPK menegaskan bahwa belum ada ekspose tentang status Boediono. Kelanjutan penyidikan kasus ini harus menunggu keputusan tetap (inkracht) dari banding yang diajukan te...

Pengalaman Misbakhun Atas Tuduhan Korupsi

Mukhamad Misbakhun telah ceritakan pengalamannya saai dirinya dituduh palsukan dokumen surat kredit yang membuatnya dianggap Misbakhun Korupsi . "Dulu waktu kita memulai hak angket ini dan ada dalam tim Pansus Century ini saya ini jadi korban untuk tidak jadi anggota DPR lagi. Ada operasinya itu. Saya saja pindah partai biar enggak ditenggelamkan," ujar Misbhakun. Meski begitu, kasus Misbakhun ini tidak lantas membuatnya menyesali kejadian itu. Dia bahkan merasa beruntung karena berkat kasus itu banyak orang yang mengenalnya dan itu sangat baik untuk karier politiknya. "Saya bukan korban Century, saya dibesarkan Century dan saya di penjara. Bapak-bapak enggak akan tahu siapa Misbakhun kalau enggak masuk penjara 2 tahun. Dan saya hadir di sini dalam rangka apa kita mau disuruh lupa, kita harus melawan lupa ini," ujar Misbhakun. Terkait kelanjutan kasus Misbakhun yakin KPK punya cara dan strategi untuk mengungkap kasus ini secara tuntas. KPK ju...

Pasar Tanah Abang Bak 'Kota Mati' Karena Demo Rusuh

Pasukan brimob bentrok dengan massa yang menutup jalan di Kawasan Slipi, Jakarta Barat, Rabu (22/5/2019). Dalam bentrok ini gas air mata serta water canon ditembakan untuk membubarkan massa yang menyerang petugas dengan lemparan batu serta menutup jalan.  | AKURAT.CO/Sopian  Pertokoan di Pasar Tanah Abang memilih tutup pada Rabu (22/5/2019) menyusul bentrokan antara massa dengan personel Brimob sejak dini hari. Toko-toko yang biasanya menjual oleh-oleh haji di Jalan Mas Mansyur terlihat tutup, bak kota mati. Begitu pula dengan pertokoan Blok A, Blok B, Blok F dan Blok G. Beberapa pedagang kaki lima terlihat masih tetap berjualan. Sementara itu, situasi jalanan sekitar Pasar Tanah Abang terlihat lengang. Hanya di Jalan Jatibaru sekitar jalan layang Tanah Abang masih berkumpul massa yang ingin menyerbu ke Polsek Metro Gambir di Jalan Cideng Barat Dalam. Di beberapa titik sepanjang Jalan Mas Mansyur terlihat bekas-bekas ban dan sampah yang dibakar. Sampah juga t...