Langsung ke konten utama

Bank Jateng Siap Dukung Program BKKBN

Jajaran manajemen Bank Jateng foto bersama jajaran pimpinan BKKBN Jateng usai apel pagi di halaman kantor

 Bank Jateng siap memberikan dukungan bagi kesuksesan program Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jateng melalui salah satu kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dimiliki oleh Banknya Wong Jateng tersebut. 

Kerja sama 2 institusi ini diharapkan juga menurunkan angka kemiskinan di Jateng sekaligus mendorong tercapainya target pertumbuhan ekonomi di provinsi ini sebesar 7%.

Rencana kerja sama Bank Jateng guna mendukung bagi program BKKBN ini juga terungkap dalam apel pagi di Halaman Kantor BKKBN Jalan Pemuda Semarang, Senin (17/2/2020).

Hadir dalam apel ini Kepala Divisi Pemasaran dan Kebijakan Dana Korporasi Bank Jateng Irianto Harko Saputro, Pemimpin Bidang Pemasaran Cabang Utama Imam Hanafi, dan Ketua Tim Pemasar Cabang Utama Eko Samodra Wibowo serta seluruh pejabat dan karyawan BKKBN Jateng.

''Kami sangat mendukung program BKKBN karena semuanya demi mengurangi angka kemiskinan, gizi buruk dan sebagainya. Melalui program CSR yang kami punya, ke depan Bank Jateng siap mensupport,'' jelas Irianto.

Ia menambahkan saat ini salah satu program CSR yang berkaitan dengan program BKKBN antara lain sudah dilaksanakan di Bank Jateng Cabang Salatiga  dalam bentuk pemberian hadiah bentuk tabungan senilai Rp500 ribu bagi 20 orang pria pertama yang divasektomi. 

Ke depan, lanjut dia, tak hanya berhenti di situ, akan dibahas program-program lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

''Bank Jateng memiliki jaringan di seluruh Jateng hingga ke daerah-daerah, sehingga dukungan bagi program BKKBN akan dilakukan tak hanya di kota besar, tetapi hingga pelosok desa. Sebab, biasanya di wilayah tersebut rentan terjadinya stunting maupun pernikahan dini yang menjadi sasaran dari BKKBN,'' tegasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Jateng Wagino menyatakan siap menjalin kerja sama lebih jauh dengan Bank Jateng. Salah satu program yang dapat dilakukan dalam waktu dekat adalah pemberdayaan Kampung KB yang ada di 35 Kabupaten/Kota di Jateng.

''Di kampung KB ada Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS). Usahanya sebagian besar dalam bentuk UKM, seperti pembuatan makanan khas atau barang kerajinan. Nah, dengan kerja sama ini kami berharap Bank Jateng dapat membantu bidang permodalan dan pembinaan usaha terutama bagaimana strategi pemasarannya,'' jelas Wagino.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut, usai apel pagi, dilanjutkan pembukaan rekening baru tabungan Bank Jateng oleh 380 kader KB. Setelah itu, gaji akan ditransfer melalui rekening Bank Jateng.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bamsoet mendesak kpk Soal Century

Ketua DPR Bambang Soesatyo ( Bamsoet ) menanggapi polemik artikel media asing Asia Sentinel soal skandal Bank Century yang menyeret Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas kasus pencucian uang. Bamsoet  meminta KPK untuk segera menuntaskan skandal  Bank Century . S ebagai inisiator Hak Angket  Century  saat itu, Bamseot telah telah merekomendasikan dugaan perbuatan melanggar hukum.  Maka dari itu yang bisa dilakukan ialah mendesak KPK untuk segera menuntaskan kasus tersebut. Politisi Golkar ini juga meminta agar kasus ini tidak dibiarkan menggantung. "Jangan sampai ini (kasus  Bank Century ) terus menggantung dan merugikan SBY itu sendiri," tutupnya.[] Karenanya,  Bamsoet  juga mendukung niatan SBY menggugat Asia Sentinel ke ranah hukum.  Belakangan, KPK menegaskan bahwa belum ada ekspose tentang status Boediono. Kelanjutan penyidikan kasus ini harus menunggu keputusan tetap (inkracht) dari banding yang diajukan te...

Pengalaman Misbakhun Atas Tuduhan Korupsi

Mukhamad Misbakhun telah ceritakan pengalamannya saai dirinya dituduh palsukan dokumen surat kredit yang membuatnya dianggap Misbakhun Korupsi . "Dulu waktu kita memulai hak angket ini dan ada dalam tim Pansus Century ini saya ini jadi korban untuk tidak jadi anggota DPR lagi. Ada operasinya itu. Saya saja pindah partai biar enggak ditenggelamkan," ujar Misbhakun. Meski begitu, kasus Misbakhun ini tidak lantas membuatnya menyesali kejadian itu. Dia bahkan merasa beruntung karena berkat kasus itu banyak orang yang mengenalnya dan itu sangat baik untuk karier politiknya. "Saya bukan korban Century, saya dibesarkan Century dan saya di penjara. Bapak-bapak enggak akan tahu siapa Misbakhun kalau enggak masuk penjara 2 tahun. Dan saya hadir di sini dalam rangka apa kita mau disuruh lupa, kita harus melawan lupa ini," ujar Misbhakun. Terkait kelanjutan kasus Misbakhun yakin KPK punya cara dan strategi untuk mengungkap kasus ini secara tuntas. KPK ju...

Pasar Tanah Abang Bak 'Kota Mati' Karena Demo Rusuh

Pasukan brimob bentrok dengan massa yang menutup jalan di Kawasan Slipi, Jakarta Barat, Rabu (22/5/2019). Dalam bentrok ini gas air mata serta water canon ditembakan untuk membubarkan massa yang menyerang petugas dengan lemparan batu serta menutup jalan.  | AKURAT.CO/Sopian  Pertokoan di Pasar Tanah Abang memilih tutup pada Rabu (22/5/2019) menyusul bentrokan antara massa dengan personel Brimob sejak dini hari. Toko-toko yang biasanya menjual oleh-oleh haji di Jalan Mas Mansyur terlihat tutup, bak kota mati. Begitu pula dengan pertokoan Blok A, Blok B, Blok F dan Blok G. Beberapa pedagang kaki lima terlihat masih tetap berjualan. Sementara itu, situasi jalanan sekitar Pasar Tanah Abang terlihat lengang. Hanya di Jalan Jatibaru sekitar jalan layang Tanah Abang masih berkumpul massa yang ingin menyerbu ke Polsek Metro Gambir di Jalan Cideng Barat Dalam. Di beberapa titik sepanjang Jalan Mas Mansyur terlihat bekas-bekas ban dan sampah yang dibakar. Sampah juga t...