Langsung ke konten utama

Achmad Baiquni Tidak Pernah Putus Asa, Dalam Dunia Kerja

Image result for achmad baiquni

 Jakarta - Achmad Baiquni Pria kelahiran Surabaya, 1957 ini telah malang melintang di dunia perbankan, bisa dikatakan lebih dari separuh usianya habis untuk menekuni dunia perbankan. 

Achmad Baiquni, dia lah yang menjadi “Kepala rumah tangga” di salah satu Bank terkenal di Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (BNI). Ada hal yang menarik dari Achmad dari karyawan biasa sehingga menjadi Direktur Utama Bank BNI.

Awal mula Achmad Baiquni Menggeluti dunia perbankan.

Memulai karir perbankannya sejak tahun 1984. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. yang kini dipimpinnya adalah kantor pertama dan tampaknya yang terakhir untuk Achmad Baiquni. Selama bekerja di Bank terbaik di Indonesia ini, 

Baiquni menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, hingga Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal. Baiquni sempat mengabdi di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. 

Dia diangkat sebagai Direktur Keuangan BRI pada tanggal 20 Mei 2010. Dan pada Maret 2015 lalu, Baiquni ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Pendidikan penting untuk kehidupan

Dalam hal pendidikan‎, Baiquni memang sosok yang tidak menganggap remeh pendidikan, bahkan perjuangannya pun cukup berat untuk mencapai pendidikan tinggi. Namun, dengan perngorbanan dan perjuangan, akhirnya Baiquni meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982. Tidak hanya itu, Dia melanjutkan ke jenjang yang lebih tiggi lagi di Filipina. Baiquni mendapat gelar Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Filipina pada tahun 1992.

Bekerja Keras Demi Kesuksesan

Master of Business Management ini tidak pernah malu dan terus belajar untuk mengasah kemampuannya. Meskipun sudah memiliki gelar Master dan jabatan tinggi, Baiquni seperti Padi, dia pun terus belajar meskipun bawahannya menganggap dia adalah orang hebat. Hal itu dilakukannya dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan guna mengasah kemampuannya mengelola bank. 

Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR  di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania  di Amerika Serikat, 

Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR  di Singapura, Retail Banking  Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura dan Asian Bankers Surveyor Program yang digelar oleh Bank of New York  di New York Amerika Serikat, semua dijajal untuk menambah ilmu pengetahuan dan kemampuannya di dunia perbankan.

Hasil kerja keras

Dengan seabrek pengalaman dan ilmu yang telah didapat, akhirnya “tangan dingin” Baiquni menghasilkan sejumah pencapaian. BNI terus merambah pesat. Inovasi BNI diberbagai sektor terus dibangun. Salah satunya mengembangkan electronic mall atau e-mall khusus bagi pemerintah daerah. Sejumlah kerjasama juga terus digalakan,  seperti disektor pariwisata, BNI turut mendukung program pemerintah “Wonderful Indonesia”.

Dengan pendidikan dan ilmu yang dimilikinya, memang tidak ada yang bingug atau terheran-heran dengan capaian yang didapatkan oleh BNI, salah satu Bank favorit masyarakat Indonesia ini tercatat memperoleh laba sebesar Rp 2,97 triliun pada kuartal I tahun 2016. Laba itu meningkat 5,5 persen dibandingkan laba yang diraih pada periode yang sama tahun 2015.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Misbakhun Atas Tuduhan Korupsi

Mukhamad Misbakhun telah ceritakan pengalamannya saai dirinya dituduh palsukan dokumen surat kredit yang membuatnya dianggap Misbakhun Korupsi . "Dulu waktu kita memulai hak angket ini dan ada dalam tim Pansus Century ini saya ini jadi korban untuk tidak jadi anggota DPR lagi. Ada operasinya itu. Saya saja pindah partai biar enggak ditenggelamkan," ujar Misbhakun. Meski begitu, kasus Misbakhun ini tidak lantas membuatnya menyesali kejadian itu. Dia bahkan merasa beruntung karena berkat kasus itu banyak orang yang mengenalnya dan itu sangat baik untuk karier politiknya. "Saya bukan korban Century, saya dibesarkan Century dan saya di penjara. Bapak-bapak enggak akan tahu siapa Misbakhun kalau enggak masuk penjara 2 tahun. Dan saya hadir di sini dalam rangka apa kita mau disuruh lupa, kita harus melawan lupa ini," ujar Misbhakun. Terkait kelanjutan kasus Misbakhun yakin KPK punya cara dan strategi untuk mengungkap kasus ini secara tuntas. KPK ju...

Bamsoet mendesak kpk Soal Century

Ketua DPR Bambang Soesatyo ( Bamsoet ) menanggapi polemik artikel media asing Asia Sentinel soal skandal Bank Century yang menyeret Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas kasus pencucian uang. Bamsoet  meminta KPK untuk segera menuntaskan skandal  Bank Century . S ebagai inisiator Hak Angket  Century  saat itu, Bamseot telah telah merekomendasikan dugaan perbuatan melanggar hukum.  Maka dari itu yang bisa dilakukan ialah mendesak KPK untuk segera menuntaskan kasus tersebut. Politisi Golkar ini juga meminta agar kasus ini tidak dibiarkan menggantung. "Jangan sampai ini (kasus  Bank Century ) terus menggantung dan merugikan SBY itu sendiri," tutupnya.[] Karenanya,  Bamsoet  juga mendukung niatan SBY menggugat Asia Sentinel ke ranah hukum.  Belakangan, KPK menegaskan bahwa belum ada ekspose tentang status Boediono. Kelanjutan penyidikan kasus ini harus menunggu keputusan tetap (inkracht) dari banding yang diajukan te...

Pasar Tanah Abang Bak 'Kota Mati' Karena Demo Rusuh

Pasukan brimob bentrok dengan massa yang menutup jalan di Kawasan Slipi, Jakarta Barat, Rabu (22/5/2019). Dalam bentrok ini gas air mata serta water canon ditembakan untuk membubarkan massa yang menyerang petugas dengan lemparan batu serta menutup jalan.  | AKURAT.CO/Sopian  Pertokoan di Pasar Tanah Abang memilih tutup pada Rabu (22/5/2019) menyusul bentrokan antara massa dengan personel Brimob sejak dini hari. Toko-toko yang biasanya menjual oleh-oleh haji di Jalan Mas Mansyur terlihat tutup, bak kota mati. Begitu pula dengan pertokoan Blok A, Blok B, Blok F dan Blok G. Beberapa pedagang kaki lima terlihat masih tetap berjualan. Sementara itu, situasi jalanan sekitar Pasar Tanah Abang terlihat lengang. Hanya di Jalan Jatibaru sekitar jalan layang Tanah Abang masih berkumpul massa yang ingin menyerbu ke Polsek Metro Gambir di Jalan Cideng Barat Dalam. Di beberapa titik sepanjang Jalan Mas Mansyur terlihat bekas-bekas ban dan sampah yang dibakar. Sampah juga t...